Tampilkan postingan dengan label suho. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suho. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

60 SECOND [CHAPTER 4]


Title                 : 60 second
Author            : Shinjae
 Main Cast      :  JiSeok (Chanyeol), ShinJae, Ricky.
Other Cast      :  Park Jung soo as Shin Jae’s father, Siwon, Kris.
Genre              : Mistery,Fantasy
Leght               : Chapter



“bisa diperkirakan dari saat aku menelfon Shin Jae ini sudah pagi. Mungkin sekitar jam 8. Sial. Tidak ada jalan keluar kecuali pintu besar itu. Andai saja aku punya kuncinya. Mereka masih punya hati juga. Tapi makanan ini sama sekali kurang banyak. Aku lapar. Shin Jae kau dimana? Tolong aku.” Kata Chanyeol menekuk dan memeluk lututnya sendiri.
Perasaan Shin jae seolah terhubung dengan Chanyeol. Dia merasa ada yang menyebut namanya. Mereka semacam saudara kembar. “kau kenapa noona? Kenapa tiba-tiba berhenti?.”  “tidak Rick, hanya saja aku mendengar seseorang memanggil namaku dan meminta tolong.”
***
Sesampainya Suho dan Kris di sekolah, para guru dan murid memandang aneh keduanya. “kenapa bisa mereka semobil? Sebenarnya mereka ada apa?.” Kata seorang murid bertubuh subur. Layaknya robot yang dikatakan oleh Shin Jae kepada Siwon, Suho berjalan dengan tatapan mata yang kosong di belakang Kris. Siwon hampir lupa dengan kedua anak yang berada di rumah Kris sekarang. Biasanya jam 10 nanti Kris akan pulang ke rumahnya entah ada urusan apa. “ini bisa gawat!.” Katanya lalu menghilang dari tengah kerumunan yang sedang melihat ‘keakraban’ Suho dan Kris.
Ponsel keduanya berbunyi “hay kalian, sudah temukan tempat di sembunyikannya Chanyeol?.”
“mana bisa kami tau! Ahjussi kemana saja. Aku lelah! Rasanya seperti berputar-putar! Kami dimana sekarang?.” Kata Shin Jae marah-marah
“seongsangnim, bagaimana kita tau Chanyeol hyung ada di ruangan mana? Bagaimana kau melacaknya?.” Ricky menambahkan.
“sebentar, dengarkan aku. Waktu kalian tidak banyak. Waktu kalian hanya sampai jam 10 nanti!.”
“mwo!!!wae?.” kata mereka serempak.
“Kris selalu pulang ke rumahnya jam 10 dan kembali ke sekolah tepat jam 11. Sekarang jam 08.30 jadi waktu kalian lumayan. Sekarang dari lokasi kalian, ke kiri lalu jalan terus menuju arah jam 12. Setelah itu ke arah jam 1. Yeol menyimpan alat deteksi yang aku masukkan disakunya waktu aku membawa kalian ke ruangan rahasiaku di balik dinding ya, itu untuk berjaga-jaga. Kalian berdua mengerti.”
“ne! kami sangat mengerti.” Kata Shin Jae
“seongsangnim, tapi kau jangan sampai meninggalkan kami lagi, jika kami salah arah tolong beritahu.”
Setelah mengikuti intruksi dari Siwon keduanya sampai di sebuah persimpangan. Ada yang ke kiri dan kanan. Sialnya saat itu sambungan keduanya dengan Siwon seongsangnim terputus. “kita berpencar saja noona.” “tidak! Ini sangat berbahaya jika kita berpisah, jauh lebih baik jika kita bersama. Menurutmu Rick, kita lewat mana dulu?.”
“sial! Andai aku membawa anjingku. Kita pasti akan cepat menemukan hyung. Yang kanan dulu saja noona.”
Mereka menyusuri terowongan yang sebelah kanan. Sampai diujung sana yang mereka temukan jalan buntu. Selanjutnya mereka keluar lagi dan masuk ke terowongan satunya, disana lebih parah. Sungguh mustahil orang melewati terowongan sebelah kiri karena diujung jalannya itu terputus, sama sekali tak ada celah orang bisa melewatinya apalagi jika membawa seseorang  bersamanya. Mereka kembali lagi sampai di persimpangan. Mereka sudah hampir putus asa. “sekarang jam berapa noona?.”
“sudah jam 09.00. bagaimana ini! Bisa-bisa kita ketahuan Kris seongsangnim.” Kata Shin Jae panik.

Bagaimana kelanjutannya? Apa yang terjadi pada kedua detective jadi-jadian ini? Apakah Kris akan menemukan mereka? Lihat di Chapter selanjutnya.  

NB~ : mian ne postingan kali ini dikit ^^ soalnya lagi gak ada waktu nulisnya. tapi pasti selesai kok. tunggu ya <3 kkkk~

Sabtu, 13 April 2013

60 SECOND [CHAPTER 3]


Title                 : 60 second
Author            : Shinjae
 Main Cast      :  JiSeok (Chanyeol), ShinJae, Ricky.
Other Cast      :  Park Jung soo as Shin Jae’s father, Siwon, Kris.
Genre              : Mistery,Fantasy
Leght               : Chapter



Yeol sampai 3 hari ini masih belum ada kabar. Shin Jae terus berfikir “dimana Yeol sekarang?.” Waktu menunjukan pukul 3 dini hari. Ponsel Shin Jae menyala, ada panggilan masuk dari nomer yang tidak dikenal dengan keadaan setengah sadar Shin Jae mengangkat telefonnya “yeobseo? Nuguseyo?.” Diujung telefon terdengar seperti orang berbisik namun cukup jelas di telinga Shin Jae. “Yeol!! Kau dimana?.” “aku pun tidak tau, tapi aku rasa ini adalah ruang bawah tanah karena baunya lembab. Waktuku tidak banyak. Tolong aku Shin Jae-ah! Hanya kau harapanku bisa keluar dari sini sekarang. Aku menggunakan ponsel Kris seongsangnim. Dia bersama Suho. Tuuuuuttthhh….” Tiba-tiba saja sambungannya terputus. “yeobseo! Yeol! Chanyeol!!! Ya! Terputus! Besok pagi saja. Sekarang sama sekali tak berguna jika aku menyelamatkannya.
***

07.00 AM
“apa semalam aku bermimpi? Tidak. Aku harus membantu Chanyeol! Tapi apa? Aku harus mulai darimana?.” Kata Shin Jae pada bayangannya di cermin.
“drrrttt..” pesan masuk dari Jung soo appa.
“Shin Jae, tolong belikan Appa buah di monic ahjumma ne? hari ini appa mau membuat salad buah. Semoga harimu menyenangkan^^.”
“aish appa, pagi buta begini. Apa aku langsung ke sekolah saja? Ah tapi ini terlalu pagi.”
Shin Jae melenggang keluar dengan santai sampai tiba-tiba langkahnya terhenti. Dia melihat Suho sedang berjalan sendirian. Semalam Yeol bilang Kris bersama Suho.
“annyeong, Suho-ssi ^^ kau mau berangkat sekolah?.”
“oh, Shin Jaessi. Ne. kau kenapa belum berseragam?.”
“ini masih terlalu pagi. Aku mau membeli buah dulu. Kau tidak membawa tasmu?.”
“aku tidak memerlukannya, aku sudah menaruhnya di lockerku.” Suho terlihat agak gugup ketika menjawab. “yasudah ya, aku duluan.” Sambungnya. Melihat gelakat aneh, Shin Jae berusaha mengikuti Suho. Tapi sebelum itu dia pura-pura masuk ke toko buah.
“ahjuma, aku beli apel ini satu saja. Nanti jika appaku datang. Biarkan dia memilih buahnya dan katakana aku lagi sibuk. Ini uangnya. Gamsha~.” Katanya lalu keluar mengikuti Suho sambil memakan buah apel yang di belinya. “gara-gara dia aku belum sarapan. Eh, kenapa dia malah belok kiri. Sebenarnya anak itu mau kemana?.” Naluri detective Shin Jae keluar, walaupun tanpa persiapan yang berarti dia terus saja mengikuti Suho sampai akhirnya ia berhenti di sebuah rumah yang dibangun ala eropa. Terlihat mewah penuh dengan bunga dan semak. “sungguh rumah yang indah. Apa ini rumah Kris seongsangnim?.” Setelah itu Suho tidak keluar lagi, Shin jae terus melihat arlojinya, sudah hampir pukul 8. Sekolah dimulai pukul 8.30am. “jika memang Yeol ada di dalam, aku tidak bisa mengurus ini sendirian. Apa aku ada menyimpan nomer Ricky ya?.” Dan memang mujur, nomer ponsel Ricky tersimpan di ponselnya.
“yeobseo, Rick. Ini aku Shin Jae. Sekarang Yeol dalam bahaya. Kau harus membantuku.”
“apa noona? Pantas saja, sudah beberapa hari ini dia tidak pulang. Untung saja aku memiliki alasan setiap eomma menanyai hyung. Kau dimana noona? Tapi hari ini aku aku ada ulangan matematika.”
“jangan dipikirkan. Siwon seongsangnim guru matematikamu? Aku bisa jamin nilaimu Rick. Sekarang aku membutuhkanmu, juga jangan lupa membawa bekal makanan untuk 4 orang dan alat-alat pendukung yang menurutmu akan berguna untuk pembebasan Yeol dari ruang bawah tanah. Jika ada pertanyaan nanti saja.Temui aku di pertigaan sebelum ke sekolah. Arra?.”
“ne. aku akan bergegas.”
Dari balik pohon besar yang berada di seberang rumah Kris, Shin Jae mengintai. Sungguh membosankan. Dia menelfon Siwon seongsangnim untuk mengizinkan Ricky dan dia agar bebas hari ini.  Setelah bertemu Ricky, Shin Jae mengajak Ricky ketempat dimana dia sedari tadi mengintai, sekarang terlihat mobil Kris seongsangnim sedang di parkir. Suho dan Kris memasuki mobil itu dan perlahan mulai meninggalkan pekarangan rumah bergaya eropa ini. Detective jadi-jadian ini terus merunduk di balik semak-semak sampai dirasa aman barulah mereka keluar dan memasuki pekarangan rumah Kris. Pintu gerbang yang otomatis tertutup ini bersisa sedikit lagi, untungnya badan mereka tidak terlalu besar jadi bisa menyelinap.
“noona. Sekarang kita harus lewat mana? Rumah ini besar sekali.” Baru saja Ricky bertanya, ponsel Shin Jae berbunyi. Siwon seongsangnim menelfon.
“dia bilang ponselku telah dijadikan gps sebagai pelacak dimana posisi kita. Ponselmu juga bisa, nyalakan mode gps mu agar mudah dilacak. Jadi saat kita berpencar kau  tidak perlu khawatir tersesat. Tunggu aba-aba dari Siwon Seongsangnim.”
“sebenarnya ini ada apa? Sungguh aku tidak paham.”
“nanti sambil berjalan aku akan menceritakannya. Sekarang lewat sini. Hati-hati kepalamu.”
“awww..”
“ha kan sudah aku bilang hati-hati kepalamu-_- .”
Sambil terus berjalan mengikuti arahan dari Siwon, Shin Jae menjelaskan apa yang dia tahu kepada Ricky. “aku menjadi detective sekarang? Ini luar biasa noona.”
***